Sangkring Art | The Ambassador of Italy
235
single,single-post,postid-235,single-format-standard,ajax_updown_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.4,stockholm-kudaterbang-net,wpb-js-composer js-comp-ver-4.12.1,vc_responsive

The Ambassador of Italy

“THE DOUBLEFOLD DREAM OF ART: 2RC BETWEEN THE ARTIST AND ARTIFICER”

Dalam rangka perayaan Hari Nasional Italia (tangal 2 Juni), Kedutaan Besar Italia untuk Indonesia dan Italian Institute of Culture (Pusat Kebudayaan Italia) Jakarta, didukung oleh Italian Trade Commission (Kamar Dagang Italia) dan Biasa Artspace, dipersembahkan kepada masyarakat Indonesia sebuah pameran seni grafis: “THE DOUBLEFOLD DREAM OF ART: 2RC BETWEEN THE ARTIST AND ARTIFICER, yang dikurasi oleh kritikus seni Prof. Achille Bonito Oliva.Setelah pameran ini berkeliling di Cina di beberapa akademi seni penting disana , dan terakhir dipamerkan di Museum of Art of the Seoul National University, pameran yang bekerja sama dengan 2RC ini ,  akan membawa koleksi besar  seniman seni grafis Italia dan seniman dari pelbagai Negara ke Indonesia, di tiga ruang pameran berbeda, antara lain di;  Selasar Sunaryo Art Space ,  Bandung ;  Galeri Nasional Indonesia,  Jakarta dan Sangkring Art Space ,  Jogjakarta.

Karya-karya berbeda akan ditunjukkan di tempat yang berlainan : Seniman  Italia dan seniman  bersejarah dari pelbagai bangsa  akan ditunjukkan di Galeri Nasional Indonesia; seniman  avant garde di Selasar Sunaryo Art Space, seniman Amerika dan Inggris di Sangkring Art Space , jumlah  keseluruhan karya adalah 145 karya grafis – teknis etchings, aquatints, litografi, embossing dan 8 piringan tembaga.

Pemahaman penuh dari koleksi 2RC oleh karenanya hanya bisa tercapai dengan mengunjungi ke-tiga rangkaian pameran ini, dimana kesuksesan piawai pelaku seni kontemporer dan keunggulan teknik percentakan dan engraving Italia telah terbukti.

Mengutip kurator, Achille Bonito Oliva:

“Koleksi ini mewakili pusat pertemuan sejarah Seni Kontemporer dari tahun 60an sampai hari ini. Ia mewakili panorama internasional, untuk bentuk keaslian dan kualitas, yang tentu dibutuhkan untuk kreasi arstistik setengah abad XX lalu hingga sekarang ini. Sebuah tradisi kreatifitas Italia.”

Beralaskan inisiatif penting ini, kehadiran  Prof. Achille Bonito Oliva, Kedutaan Besar Italia dan Pusat Kebudayaan Italia juga bermaksud menggalakkan hubungan erat antara masyarakat Italia dan sistem kesenian Indonesia.

Acara in di sponsori oleh: Eni Indonesia, Finmeccanica, Generali Indonesia, Lotti Associates, Prysmian Cable & Systems.

Tanggal & Tempat :

– Bandung, Selasar Sunaryo Art Space (29 Mei- 22 Juni)

Pembukaan: 29 Mei, pukul 17.00 WIB

Seniman: Francesco Clemente, Enzo Cucchi, Julian Schnabel

Seminar oleh Prof. Achille Bonito Oliva

Bandung, Selasar Sunaryo Art Space 5 Juni pukul 18.30 WIB

Bekerjasama dengan ITB Bandung

– Jakarta, Galeri Nasional Indonesia (4-24 Juni)

Pembukaan: 4 Juni, pukul . 19.00 WIB

Seniman : Pierre Alechinsky, Afro Basaldella, Max Bill, Alberto Burri, Alexander Calder, Giuseppe Capogrossi, Eduardo Chillida, Pietro Consagra, Pietro Dorazio, Lucio Fontana, Adolph Gottlieb, Renato Guttuso, Jannis Kounellis, Juri Kuper, Giacomo Manzu’, A.R. Penck, Beverly Pepper, Arnaldo Pomodoro, Gio’ Pomodoro, Pierre Soulages, Giuseppe Santomaso, Shu Takahashi, Joe Tilson, Walasse Ting, Victor Vasarely.

– Yogyakarta, Sangkring Art Space (11-20 Juni)

Pembukaan: 11 Juni, pukul 19.00 WIB

Seniman : Francis Bacon, Sam Francis, Helen Frankenthaler, Nancy Graves, Henry Moore, Louise Nevelson, Victor Pasmore, George Segal, Graham Sutherland.

Konferensi Pers

Jakarta, Galeri Nasional Indonesia 4 Juni pukul 18.00 WIB dan akan dihadiri oleh Prof. Achille Bonito Oliva.

PAMERAN

Pameran ini adalah proyek seni yang bertujuan untuk saling membagi, pengalaman visual dan teknis proses percetakan – atas penilitian yang dilakukan perusahaan percetakan 2RC sejak tahun 60an oleh pemilik 2RC,  Valter dan Eleonora Rossi , berasal dari Roma.

Tahun 1959, Valter dan Eleonora Rossi memulai usaha percetakan 2RC di Roma, dengan tujuan untuk mendemonstrasikan seni grafis sebagai level sama seperti lukisan dan ukiran dan bukan sebagai sambungannya. Tujuan obyektifnya adalah untuk mengkreasikan pendalaman teknis-artistik bagi seniman untuk bisa secara bebas berkreasi.

Penemuan teknis sempurna etching press, yang di desain sendiri oleh Valter Rossi dan semua peralatan yang yang  dibutuhkannya mampu merealisasikan format etching grafis dalam format besar secara utuh yang menarik banyak seniman terhadap teknis percetak 2RC,  seperti Lucio Fontana, Francis Bacon, Alberto Burri, Henry Moore, Enzo Cucchi, Sam Francis dan masih banyak seniman lainnya yang berperan besar mewakili kemashyuran aliran abstrak  dunia Barat dan seniman informal avant grade di abad 20.

Dalam ungkapan Achille Bonito Oliva: “ Koleksi ini adalah suatu perjalanan dalam sejarah seni kontemporer dari tahun 1960an hingga hari ini, melampaui semua batasan dan ekspresi puitis. Ia mewakili panorama secara utuh, dalam nafas kualitas dan partisipasinya, menyatu dengan tradisi kreativitas Italia. Ia mengungkapkan kapasitas bagi seniman untuk terus mendalami perannya sebagai para ahli dan produser proyek seni dengan nilai tambahan lebih besar daripada konsep awalnya. Kolaborasi ini adalah kerja keras, yang memisahkan seniman dan produsernya, diantara konsep dan pelaksanaannya.”

Sejak 2007 pameran ini telah bergulir di Eropa ( Tirano, Italia ; Moskwa, Saint Petersburg, Rusia, Belgrade, ); Amerika Serikat (Chicago, Indianapolis, San Francisco) dan Asia.

Di tahun 2009 pameran ini telah diajang di Beijing (Central Academy of Fine Arts), Shenyang (Luxun Academy of Fine Arts) dan di Seoul (Museum of Art, sampai bulan April 2010).

Mari Berbagi