Sangkring Art | BERITA CUACA by Kelompok DENTING @Sangkring Art Project
548
post-template-default,single,single-post,postid-548,single-format-standard,ajax_updown_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.4,stockholm-kudaterbang-net,wpb-js-composer js-comp-ver-4.12.1,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-22345

BERITA CUACA by Kelompok DENTING @Sangkring Art Project

Pembukaan : Kamis, 16 Juni 2011, Jam 19.00 wib
Pameran di buka oleh : Bpk Nasirun
Penulis : Hendra Himawan
Pameran berlangsung : 16 – 28 Juni 2011
Tempat : Sangkring Art Project

“BERITA CUACA”

Dialektika antara kultur (culture) dan natur (nature) berikut tegangan-tegangan kausalitas yang terjadi diantaranya, adalah hal yang ingin diungkapkan oleh Kelompok Denting dalam pameran ini. Natur yang sejatinya tidak akan berubah kecuali untuk meregenerasi struktur ekologinya, seolah dipaksa untuk berubah karena perilaku manusia. Di lain pihak, kultur manusia pun tak luput dari kodrat untuk sebuah  perubahan seiring laju paradigma pemikiran mereka. Modernitas adalah bingkai perspektif yang merubah keduanya, sebagaimana yang dapat dilihat pada karya kelompok Denting ini. Jika tidak diimbangi dengan kesiapan, maka modernitas akan merubah natur, secepat ia merombak kultur manusia di dalamnya. Memang disayangkan, terkadang keinginan untuk mengikuti laju modernitas membuat manusia menafikkan natur yang seharusnya dipelihara. Keinginan untuk menjadi yang paling unggul, membuat mereka menghalalkan cara-cara yang pada akhirnya menyurukkan mereka, tak ubahnya seperti makhluk pada ras terendah. Berita Cuaca adalah sebuah pengkabaran. Ia bukan hanya slogan peduli alam dan lingkungan. Ia adalah pengingat, selayaknya alarm dan reminder. Bahwa manusia tidak bisa lagi untuk tidak peduli pada keseimbangan kultur dan natur.
Hendra Himawan

Denting #3
Kelompok Denting Visual Art lahir menjadi sebuah wadah dari mereka yang masih menemukan sunyi dalam hingar bingarnya seni rupa, denting lahir dengan kesadaran terus akan saling belajar bersama maupun sendiri, saling berbagi pengalaman dengan tujuan berusaha menghasilkan karya yang lebih baik, yang masih percaya adanya keindahan dan kehangatan dalam proses kesenian, yang percaya masih adanya ketulusan didalam kebersamaan, yang menggenggam keyakinan bahwa dengan cara bahu-membahu dan saling mengulurkan tangan niscaya pohon estetika akan berbuah lebih manis dan cerah warnanya.
Denting menjadi wadah bagi gejolak kegelisahan serta kreatifitas setiap anggotanya yang mewadahi kelemahan dan bersama-sama mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih berarti, setidaknya tetap setia memberikan sumbangsih goresan warna kepada masyarakat pecinta seni.
Kelompok Denting

Image karya

Opening


 

 


Mari Berbagi